HEADLINE
UIN SUNAN KALIJAGA BUKA FAKULTAS KEDOKTERAN
readmore
1 2 3 4 5

Jumat, 03 Februari 2012

Syarat Lulus Sarjana Harus Menghasilkan Makalah di Jurnal Ilmiah

Tadi malam saya terkaget-kaget setelah diberitahu teman saya lewat forum dunia maya kalau DIKTI mengeluarkan aturan syarat kelulusan Sarjana, Magister dan Doktor terbaru. Surat itu tertanggal 27 Januari 2012 yang ditanda-tangani oleh Djoko Santoso, Dirjen DIKTI. Isinya seperti ini :
Nomor : 152/E/T/2012 Hal : Publikasi Karya Ilmiah
27 Januari
Kepada Yth.
Rektor/Ketua/Direktur
PTN/PTS Seluruh Indonesia
di
Tempat
Sebagaimana kita ketahui bahwa pada saat sekarang ini jumlah karya ilmiah dari Perguruan Tinggi Indonesia secara total masih rendah jika dibandingkan dengan Malaysia, hanya sekitar sepertujuh. Hal ini menjadi tantangan kita bersama untuk meningkatkannya. Sehubungan dengan itu terhitung mulai kelulusan setelah Agustus 2012 diberlakukan ketentuan sebagai berikut :
1. Untuk lulus program Sarjana harus menghasilkan makalah yang terbit pada jurnal ilmiah.
2. Untuk lulus program Magister harus telah menghasilkan makalah yang terbit pada jurnal ilmiah nasional diutamakan yang terakreditasi Dikti.
3. Untuk lulus program Doktor harus menghasilkan makalah yang diterima untuk terbit pada jurnal internasional.
Demikian atas perhatian Saudara kami ucapkan terima kasih
Direktur Jenderal,
Djoko Santoso
NIP 195309091078031003
atau bisa diunduh di http://dikti.go.id/attachments/article/2670/Surat%20Publikasi%20Karya%20Ilmiah.pdf
Begitu saya membaca surat ini jelas kaget, karena saya berencana lulus tahun depan (padahal bisa lulus Juli 2012 ini). Di kampus saya dalam setahun ada 3 kali wisuda yaitu bulan April, Juli, dan Oktober. Bagi angkatan saya (2008) mayoritas ingin lulus bulan Juli otomatis tidak terkena aturan ini. Namun yang lulus setelah Juli lah yang terkena aturan baru ini.
Saya sih tidak merasa terbebani dengan aturan ini, malah saya jadikan tantangan tersendiri. Itu menurut saya dari sisi mahasiswa. Namun di sisi lain ada beberapa hal-hal yang aneh. Surat peraturan kok bisa-bisanya bawa nama negara tetangga secara eksplisit. Saya memang tidak tahu aturannya. Tapi terkesan DIKTI ini sedang mengirim rudal kendali ke negara tetangga dalam hal jumlah publikasi.
Akan dikhawatirkan setiap PT akan membuat jurnal ilmiahnya sendiri karena harus memenuhi syarat kelulusan tersebut. Atau malah tidak perlu disaring lagi, langsung dimuat di jurnal ilmiahnya. Setahu saya untuk dapat “nongkrong” di jurnal ilmiah harus melalui berbagai seleksi, tidak semata-mata hanya menulis makalah ilmiah lalu bisa di posting di jurnal ilmiah seperti saya sedang menulis di kompasiana ini.
Ada beberapa hal lagi yang saya dapat setelah saya sedikit berdiskusi dengan salah satu dosen saya via twitter. Kurikulum saat ini, atau saat angkatan sekarang diterima tidak ada mensyaratkan “menghasilkan makalah di jurnal ilmiah” untuk dapat lulus Sarjana. Yah saya kurang tahu mekanismenya, biarlah bapak-bapak diatas sana yang mempermasalahkan, tugas saya dan kita sebagai mahasiswa tentu harus menghasilkan makalah atau dapat berupa tugas akhir yang benar-benar bermutu.

SUMBER : http://edukasi.kompasiana.com/2012/02/02/syarat-lulus-sarjana-harus-menghasilkan-makalah-di-jurnal-ilmiah/
Read More..

E-Journal


Latar Belakang
Meskipun dari waktu ke waktu peringkat perguruan tinggi di Indonesia mengalami peningkatan, tetapi secara keseluruhan kualitas perguruan tinggi masih perlu sekali untuk ditingkatkan. Jumlah publikasi internasional masih sangat rendah, demikian pula dengan inovasi dalam bentuk paten dan HAKI lainnya. Kurangnya publikasi mahasiswa dan dosen di jurnal ilmiah internasional di antaranya adalah karena kurangnya akses ke khasanah pengetahuan dunia yang up to date melalui jurnal-jurnal ilmiah internasional. Karena tidak ada akses ke jurnal ilmiah terbaru, maka sering kali pembelajaran dan penelitian di perguruan tinggi ketinggalan jaman. Banyak penelitian yang dilakukan dosen dan mahasiswa sudah kadaluarsa sehingga hasil karya tulisnya tidak bisa masuk dalam publikasi internasional. Demikian pula dengan inovasi yang dihasilkan, karena tidak ada akses yang baik atas riset dan perkembangan terkini, maka invensi dan inovasi yang dihasilkan para dosen sulit untuk bisa mendapatkan paten. Pada akhirnya harapan masyarakat agar perguruan tinggi bisa berperan dalam pengembangan iptek dan daya saing nasional tidak tercapai.
Bagi sebagian besar Perguruan Tinggi, berlangganan jurnal ilmiah internasional terlalu mahal dan tidak terjangkau dengan anggaran yang ada. Di beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand, pemerintah negara tersebut melanggankan jurnal internasional secara nasional (nation-wide subscribtion) untuk seluruh atau sebagian besar perguruan tinggi mereka. Melalui langganan secara nasional tersebut bisa diperoleh harga per mahasiswa atau per titik akses yang jauh lebih rendah daripada berlangganan secara sendiri-sendiri. Dengan kemajuan teknologi informasi, saat ini sebagian besar jurnal internasional terkemuka sudah tersedia dalam bentuk media digital (e-journal) demikian pula dengan terbitan ilmiah seperti theses dan disertasi. Melalui media digital, informasi terkini bisa diperoleh dengan sangat cepat, kapan saja dan di manapun juga selama ada akses ke internet. Melanggan jurnal dan bahan pustaka lain dalam bentuk digital juga lebih murah dan lebih ramah lingkungan karena tidak perlu mencetak dan tidak ada biaya pengiriman.
Mengingat bahan pustaka, terutama jurnal ilmiah, merupakan jantung bagi pengembangan pendidikan tinggi, maka sangatlah perlu bagi warga perguruan tinggi untuk mendapat akses ke bahan pustaka terkini. Hanya dengan itulah, maka perkembangan riset dan pembelajaran akan bisa up-to-date dan kemajuan pengetahuan akan dapat dicapai.
Tujuan
Tujuan dari program ini adalah meningkatkan kualitas pembelajaran dan riset di perguruan tinggi melalui pemberian akses ke khasanah pengetahuan dunia yang terkini melalui jurnal ilmiah dan bahan pustaka digital secara nasional.
Diharapkan melalui kemudahan akses dan merata secara nasional, maka peningkatan kualitas perguruan tinggi akan terjadi secara lebih merata dengan pembiayaan yang lebih efektif dan efisien. Dengan demikian program ini juga akan meningkatkan kesetaraan dan kesepadanan hak akses atas informasi bagi masyarakat perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Akses Jurnal Elektronik yang disediakan:
1. ProQuest, mencakup bidang ilmu:
- Bidang Agama
- Bidang Ilmu Sosial
- Bidang Pertanian
- Bidang Sains
- Bidang Seni
Akses melalui URL: www.proquest.com/pqdweb
2. EBSCO, mencakup bidang ilmu:
- Bidang Teknik
- Bidang Bisnis
- Bidang Kedokteran
Akses melalui URL: http://search.epnet.com
3. Cengage, mencakup bidang ilmu
- Bidang Sains
- Bidang Pendidikan
- Bidang Ilmu Sosial
Bagi perguruan tinggi yang belum memiliki username dan password, harap menghubungi kopertis wilayah masing-masing untuk mendapatkan akses yang telah dibuatkan untuk setiap perguruan tinggi
Cara penggunaan E-Journal silahkan buka Panduan E-Journal
- Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat -

SUMBER : http://dikti.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=636&Itemid=253
Read More..

Terancam Terdepak

Image

LONDON– “Sekarang, setiap pertandingan Liga Primer tidak ubahnya final bagi Arsenal.” Itulah yang dikemukakan Pelatih Arsene Wenger setelah prajuritnya ditahan imbang Bolton Wanderers 0-0.


Hasil tidak memuaskan di Reebok Stadium membuat The Gunners––julukan Arsenal––makin merana.Klub London Utara itu terancam mengalami musim terburuk untuk pertama kalinya dalam 15 tahun,yakni terlempar dari 4 besar di Liga Primer.Kenangan menyakitkan saat musim 1995/1996 berpotensi terulang. Arsenal terpaksa turun dua tingkat ke posisi 7 dengan 37 poin.Ini membuat mereka diprediksi tidak akan tampil di Liga Champions pada musim 2012/2013.Pasalnya,Robin van Persie dkk tertinggal sedikitnya lima angka dari zona 4 besar.

”Jalan kami masih panjang.Tapi,tentu saja kami harus bekerja keras.Kami harus yakin bisa melewati periode ini.Namun,kami harus melakukannya secara perlahan.Tapi yang pasti, setiap pertandingan di Liga Primer adalah final bagi kami,” ujar Wenger,dikutip Telegraph. Wenger yakin pasukannya mampu menjaga statusnya sebagai anggota big foursaat kompetisi usai.Klub yang bermarkas di Emirates Stadium itu selalu masuk 4 besar selama 15 tahun terakhir.Selain itu,performa Arsenal cenderung meningkat pada paruh kedua musim. Sayangnya,pernyataan Wenger berbeda dengan kenyataan.Itu mengacu dari labilnya kinerja Arsenal,terutama di Liga Primer.

Terbukti,mereka belum pernah menang sejak pergantian tahun.Sebelum ditahan Bolton, mereka dikalahkan Manchester United (1-2), Swansea City (2-3) dan Fulham (1-2). Hambatan lain adalah kondisi pasukan. Tercatat,ada empat orang yang masuk ruang perawatan; Abou Diaby,Carl Jenkinson,Andre Santos,dan Jack Wilshere.Nama terakhir menjadi pasien terbaru setelah tulang engkel kanannya mengalami retak saat latihan. Ironisnya,Wilshere terkapar dalam latihan ringan pertama setelah cedera panjang. Biasanya butuh dua pekan untuk memulihkan cedera tersebut.

Persoalannya,Wilshere sudah dua kali cedera di lokasi yang sama seperti masalah serupa. Pertengahan Februari mendatang,masa depan Wilshere akan diketahui.Gelandang muda tersebut akan menjalani scanuntuk mengetahui apakah dia bisa tampil sebelum musim 2011/2012 berakhir. Sebenarnya,masalah terbesar The Gunners adalah lini belakang.Agar kembali masuk 4 besar,Arsenal wajib memetik kemenangan pada laga sisa kompetisi.Untuk itu,diperlukan pertahanan yang kukuh.

Tidak jarang Arsenal tersungkur lantaran gagal menjaga keunggulan. Itu terlihat ketika meladeni Fulham,ketika keunggulan 1-0 berbalik menjadi kekalahan 1- 2,atau waktu bersua Swansea.Saat itu Van Persie membawa Arsenal memimpin 1-0. Namun,lini belakang membiarkan tuan rumah membalas dengan mengemas tiga gol.Anehnya,Wenger tidak terlalu khawatir akan hal itu.Dia yakin kondisi Arsenal akan membaik.Sebab,para pemain yang cedera cepat atau lambat pasti akan pulih.

Saat itulah Arsenal akan kembali meledak. “Untuk bisa bertahan di Liga Primer,Piala FA, dan Liga Champions,saya berharap tidak ada lagi pemain cedera. Untungnya,(Bacary) Sagna sudah bugar.(Kieran) Gibbs juga mulai berlatih.(Mikel) Arteta telah dinyatakan pulih.Jadi,secara keseluruhan kondisi kami telah membaik,” pungkas Wenger. ●m mirza 
Read More..

UIN SUNAN KALIJAGA BUKA FAKULTAS KEDOKTERAN

Pendidikan Kedokteran di Indonesia hingga kini belum ada yang mencoba memasukan aspek spiritualitas di dalam kurikulum pembelajarannya.Padahal dalam UU No 36/2009 tentang Kesehatan,aspek spiritual menjadi bagian penting dari kesehatan.

Di negara-negara sekuler seperti Amerika Serikat dan Inggris,upaya mengintegrasikan spiritualitas dalam kurikulum pendidikan kedokteran telah dilakukan.American Association of Medical College (perkumpulan perguruan tinggi yang menjadi institusi pendesain kurikulum pendidikan dokter di Amerika Serikat) mencatat sudah lebih dari 50 penyelenggara pendidikan dokter di Amerika sudah mengintegrasikan spiritualitas dalam pendidikan kedokteran.

Sementara di Indonesia hingga kini kurikulum pendidikan kedokteran belum berhasil memasukkan spiritualitas sebagai bagian penting dari kurikulum pendidikan. Yang terjadi hanyalah bersifat tambal sulam dengan cara memasukan mata kuliah agama ke dalam mata kuliah kedokteran.Ketertinggalan dalam upaya integrasi antara pendidikan kesehatan dengan aspek spiritualitas tersebutlah yang akan diangkat oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta mencoba untuk mewujudkan integrasi tersebut. Langkah awal upaya tersebut dilakukan dengan mendirikan pusat studi yang diberi nama Center For Neuroscience Health and Spirituality atau C-NET.

”Pusat studi ini menjadi langkah nyata mengembangkan pemikiran manusia secara multidimensional dalam kehidupan.Manusia bukan sekedar entitas fisik belaka seperti yang dipahami oleh dunia kesehatan dan kedokteran. Manusia memiliki dimensi lain yang tidak kalah penting yaitu spiritualitas,”kata Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Dr Musa Asy’arie. Upaya pengembangan dan penelitian selama dua tahun terakhir memfokuskan pada riset mengenai otak,spiritualitas dan kesehatan.Hasil validasi yang dilakukan pada akhirnya telah berhasil menciptakan alat pemeriksaan kesehatan spiritual yang diberi nama Indonesia Spiritual Health Assessment (ISHA).

Dengan instrumen tersebut, Musa menilai,upaya pembentukan Fakultas Kedokteran di UIN Sunan Kalijaga ditargetkan mampu mencetak seorang dokter yang mampu melihat manusia secara multidimensional. Pengkajian dimensi spiritual yang dilakukan oleh C-NET dua tahun membawa pengertian bahwa kesehatan spiritual tidak jauh berbeda dengan kesehatan fisik.Kesehatan spiritual memiliki kaitan dengan fungsi Cortex Prefrontal (CPF) otak manusia.” CPF adalah bagian dari otak yang unik dan khas dari manusia yang mengatur makna hidup dan respons manusia terhadap nilai-nilai moral,” tutur Ketua C-NET Taufiq Pasiak.

Kesehatan spiritual meliputi empat dimensi yakni makna hidup,pengalaman spiritual, emosi positif dan ritual. Dan integrasi yang dibutuhkan untuk kurikulum pendidikan kedokteran adalah upaya menggabungkan antara pemahaman manusia menurut kitab suci agama dengan hasil penelitian di bidang neurosains. ”Penggabungan tersebut tentunya akan sangat bermanfaat bagi perkembangan praktek dunia kedokteran,” pungkasnya.

Yogyakarta
Read More..

Selasa, 24 Januari 2012

Pesan Blokir Nomor

Hiiiiiii. . . . . Dari judulnya aja kayaknya serem dan kejam banget ya, jadi saya mohon agar trik ini tidak disalahgunakan, namun jika memang keadaan sudah mendesak misalnya ada orang yang selalu men'teror kita ya gak ada salahnya kita amalin trik ini. Tapi dosa tanggung sendiri ya mrgreen

Trik ini hanya berlaku di kartu INDOSAT dan caranya cukup mudah yaitu kalian cukup mengirimkan sms ke nomer tersebut. Kurang lebih kata2nya kayak gini . . . Ada promo terbaru lho dari Indosat yaitu nelpon gratis selama 3 hari. Cukup tekan **35**1234# dan tekan Call/Ok.
Dan jika yang menerima sms itu menekan angka tersebut, sudah pasti kartunya langsung di blokir. Jadi pandai2lah anda untuk membujuk orang tersebut agar menekan angka tersebut.

Ingat !!! Jangan disalahgunakan trik dari saya ini
Read More..

Rabu, 22 Desember 2010

Perbedaan Blogger dan Wordpress

Seiring dengan perkembangan teknologi hobi dan sikap manusia juga berubah, ya iyalah :D dulu orang sudah merasa bangga dengan punya email. Namun sekarang punya blog atau website bukanlah barang mewah lagi setiap orang bisa memilikinya.
Read More..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...